PENINGKATAN KOMPETENSI PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN SD MUHAMMADIYAH 2 PONTIANAK PEMAHAMAN TENTANG PERUNDUNGAN DAN KEKERASAN SEKSUAL

 


Pontianak, 2 November 2024 – SD Muhammadiyah 2 Pontianak menyelenggarakan kegiatan bertajuk "Peningkatan Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam Memahami Perundungan dan Kekerasan Seksual" yang dihadiri oleh pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan SD Muhammadiyah 2. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya sekolah untuk meningkatkan kesadaran dan kompetensi pendidik dalam menangani dan mencegah perundungan serta kekerasan seksual di lingkungan sekolah.

Kegiatam ini diadakan pada Sabtu, 2 November 2024, bertempat di Aula SD Muhammadiyah 2 Pontianak, Lantai 3. Acara berlangsung dari pukul 09.30 hingga 11.30 WIB, menghadirkan Dr. Hazilina, S.H., M.M., M.Kn., seorang ahli dalam bidang hukum dan perlindungan anak, sebagai narasumber utama. Dr. Hazilina menyampaikan materi mengenai definisi dan bentuk-bentuk perundungan serta kekerasan seksual, langkah-langkah preventif, dan prosedur penanganan jika terjadi kasus tersebut di lingkungan sekolah.

Dalam sambutannya, Kepala SD Muhammadiyah 2 Pontianak, Ibu Pumi Paryanti, S.Pd., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa. "Dengan meningkatnya kasus perundungan dan kekerasan seksual, khususnya di kalangan remaja dan anak-anak, kami merasa penting untuk memberikan edukasi kepada para pendidik dan tenaga kependidikan kami. Harapannya, mereka dapat menjadi pelindung pertama bagi siswa serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan suportif," ujar beliau.

Selama kegiatan, peserta mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan narasumber dan menyampaikan berbagai pertanyaan serta pengalaman terkait perundungan dan kekerasan seksual yang mereka temui dalam praktik sehari-hari. Diskusi ini diharapkan dapat membantu para peserta memahami langkah konkret yang dapat dilakukan dalam situasi tertentu serta bagaimana menindaklanjuti kasus perundungan atau kekerasan seksual dengan tepat.

Sebagai bentuk evaluasi, peserta juga mengikuti pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman mereka sebelum dan sesudah kegiatan. Selain itu, setiap peserta mengisi lembar observasi yang akan digunakan oleh panitia untuk mengevaluasi efektivitas kegiatan ini secara menyeluruh.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Barat dan dihadiri pula oleh Ketua Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan PNF PWM Kalimantan Barat, serta Ketua Komite Sekolah SD Muhammadiyah 2 Pontianak. Dukungan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kompetensi para pendidik di lingkungan Muhammadiyah serta memberikan dampak positif bagi siswa.

Dengan diadakannya kegiatan ini, SD Muhammadiyah 2 Pontianak berharap para pendidik dan tenaga kependidikan mampu menerapkan ilmu yang telah diperoleh dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan bebas dari perundungan serta kekerasan seksual. Kegiatan ini akan diikuti dengan kegiatan tindak lanjut untuk memonitor dan mengevaluasi dampak dari kegiatan bagi peningkatan lingkungan pendidikan yang aman.

Narahubung: Pumi Paryanti, S.Pd.
Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 2 Pontianak
Telp: (0561) 733539
Email: sdm2pnk@gmail.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAJELIS HUKUM DAN HAM ‘AISYIYAH KALIMANTAN BARAT LAKUKAN EDUKASI SOAL CYBERBULLYING KE SISWA SD MUHAMMADIYAH 2 PONTIANAK